Ubi Goreng vs Kentang Goreng, Mana yang Lebih Sehat?
Ubi goreng adalah cemilan yang enak Bila ada dua hidangan di depan Anda, ubi goreng serta kentang goreng, mana yang sepintas nampak semakin sehat? Dapat jadi, ubi goreng dipandang semakin sehat. Memang betul, sebab ubi goreng semakin tinggi vitamin A. Tetapi di lain sisi, muatan kalori serta karbohidrat ubi goreng malah semakin tinggi daripada kentang goreng.
Makanan yang digoreng atau deep fried dapat tingkatkan efek peningkatan bernat tubuh serta permasalahan klinis yang lain. Bila ada pilihan makanan yang tidak digoreng, itu lebih bagus sebab batasi konsumsi kalori.
Perbandingan nutrisi ubi goreng versus kentang gorengDalam perbandingan nutrisi berikut ini, ubi goreng serta kentang goreng yang diberikan seberat 85 gr. Pemrosesannya berbentuk makanan siap saji beku atau frozen food yang selanjutnya digoreng.
Perbandingan nutrisinya ialah:
Kentang goreng
Ubi goreng
Kalori
125
150
Lemak keseluruhan
4 gr
5 gr
Cholesterol
0 gr
0 gr
Sodium
282 mg
170 mg
Karbohidrat
21 gr
24 gr
Serat
2 gr
3 gr
Protein
2 gr
1 gr
Potasium
7% RDI
5% RDI
Mangan
6% RDI
18% RDI
Vitamin A
0% RDI
41% RDI
Vitamin C
16% RDI
7% RDI
Vitamin E
0% RDI
8% RDI
Thiamine
7% RDI
7% RDI
Niacin
11% RDI
4% RDI
Vitamin B6
9% RDI
9% RDI
Vitamin B5
8% RDI
8% RDI
Folat
7% RDI
7% RDI
Berdasar muatan nutrisi di atas, nampak jika ubi goreng mempunyai kalori serta karbohidrat semakin tinggi daripada kentang goreng. Tetapi, muatan nutrisinya masih semakin kaya seperti vitamin A yang penuhi 41% RDI sesaat kentang goreng tidak memiliki kandungan vitamin A. Mengonsumsi makanan cukup vitamin A ini benar-benar bagus untuk kesehatan mata serta kebal badan.
Langkah memasak benar-benar berpengaruhCara memproses satu masakan seperti digoreng atau deep fried di restoran-restoran dapat membuat muatan kalori makanan naik makin tinggi, serta dapat 2x lipat. Misalnya kentang goreng dalam ukuran kecil (71 gr) memiliki kandungan 222 kalori, tetapi bila dalam ukuran besar (154 gr) dapat memiliki kandungan 480 kalori.
[[artikel-terkait]]
Sama seperti dengan ubi goreng yang bila diberikan dalam bagian kecil memiliki kandungan 260 kalori, bila ukurannya semakin banyak karena itu kalorinya dapat capai 510 kalori. Jadi, entahlah itu ubi atau kentang goreng, saling memberi kalori lumayan tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Beberapa efek bila dihubungkan dengan permasalahan klinis salah satunya:
Obesitas
Mengonsumsi kentang goreng terlalu berlebih dapat tingkatkan efek tambahan berat tubuh serta obesitas, menurut studi observasional. Dalam studi itu, simpatisan alami peningkatan berat tubuh sekitar 1,5 kg dalam periode 4 tahun. Konsumsi kentang goreng 1-2 kali per minggu tingkatkan efeknya.
Diabetes type 2
Kecuali obesitas, baik ubi goreng atau kentang goreng saling dapat tingkatkan efek diabetes type 2. Ini berlangsung sebab kedua-duanya tinggi karbohidrat yang dapat tingkatkan kandungan gula darah. Indeks glikemik untuk ubi goreng ialah 76, sesaat kentang goreng ialah 70 (untuk rasio 100).
Tidak itu saja, ada 8 riset yang menyebutkan mengonsumsi kentang goreng sekitar 150 gr /hari dapat tingkatkan efek diabetes type 2 sampai 66%.
Penyakit jantung
Kebanyakan konsumsi makanan yang digoreng dapat tingkatkan efek penyakit jantung. Bila dihubungkan dengan unsur efek penyakit jantung seperti obesitas serta tekanan darah tinggi, ini betul ada. Dalam satu studi, orang yang konsumsi kentang goreng 4 kali dalam satu minggu beresiko 17% semakin tinggi alami tekanan darah tinggi.
Jadi, saat memperbandingkan mana yang semakin sehat di antara ubi goreng atau kentang goreng, kedua-duanya cukup seimbang. Muatan kalori serta karbohidrat ubi goreng semakin tinggi, tetapi nutrisi berbentuk vitamin A cuma berada di ubi goreng.
[[artikel-terkait]]
Catatan dari SehatQJika ada pilihan untuk konsumsi makanan tak perlu digoreng, seperti dikukus, panggang, rebus, serta yang lain, itu pasti lebih bagus. Juga saat harus konsumsi makanan yang digoreng, olahan sendiri di dalam rumah semakin tidak beresiko.
